Rabu, 29 Desember 2010

KOTA CIMAHI

KOTA CIMAHI

Kota Cimahi adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kota ini terletak di sebelah barat Kota Bandung. Cimahi dahulu bagian dari Kabupaten Bandung, yang kemudian ditetapkan sebagai kota administratif pada tanggal 29 Januari 1976. Pada tanggal 21 Juni 2001, Cimahi ditetapkan sebagai kota otonom. Kota Cimahi terdiri atas 3 kecamatan, yang dibagi lagi atas 15 kelurahan.

Logo-Cimahi.png
Lambang Kota Cimahi

Locator kota cimahi.png
Peta lokasi Kota Cimahi

Koordinat : 6°53' LS 107°32' BT Motto Saluyu ngawangun jati mandiri Semboyan ' Slogan pariwisata ' Julukan Demonim ' Provinsi Jawa Barat Ibu kota {{{ibukota}}} Luas 48,42 km² Penduduk    · Jumlah 483.000 (2003)  · Kepadatan 9.975 jiwa/km² Pembagian administratif    · Kecamatan 3  · Desa/kelurahan 15 Dasar hukum Undang Undang Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2001 Tanggal 21 Juni 2001 Hari jadi {{{hari jadi}}} Walikota Ir. H. M. Itoc Tochija, MM. Kode area telepon 022 APBD {{{apbd}}} DAU Rp. 223.858.380.000,00 (2006) Suku bangsa {{{suku bangsa}}} Bahasa {{{bahasa}}} Agama {{{agama}}} Flora resmi {{{flora}}} Fauna resmi {{{fauna}}} Zona waktu {{{zona waktu}}} Bandar udara {{{bandar udara}}}






Sejarah Kota Cimahi
Keluarga Belanda di Cimahi di tahun 1902
Cimahi mulai dikenal ketika pada tahun 1811, Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels membuat jalan Anyer-Panarukan, dengan dibuatnya pos penjagaan di alun-alun Cimahi sekarang. Tahun 18741893, dilaksanakan pembuatan jalan kereta api Bandung-Cianjur sekaligus pembuatan Stasiun Cimahi. Tahun 1886 dibangun pusat pendidikan militer beserta fasilitas lainnya seperti Rumah Sakit Dustira dan rumah tahanan militer. Pada tahun 1935, Cimahi ditetapkan sebagai kecamatan.
Setelah kemerdekaan Indonesia, Cimahi menjadi bagian dari Kabupaten Bandung Utara. Pada tahun 1962, dibentuk Kawedanaan Cimahi yang meliputi Kecamatan Cimahi, Padalarang, Batujajar, dan Cipatat. Berdasarkan PP Nomor 29 Tahun 1975, Cimahi ditingkatkan statusnya menjadi kota administratif pada tanggal 29 Januari 1976, dan menjadi kota administratif pertama di Jawa Barat. Mulai 21 Juni 2001 status Cimahi menjadi kota.
Kini Cimahi menjadi salah satu kawasan pertumbuhan Kota Bandung di sebelah barat. Jumlah penduduknya saat ini adalah sekitar 483.000 jiwa, meningkat dari 290.000 pada tahun 1990 dengan pertumbuhan rata-rata 2,12%

Kota tentara
Kota Cimahi mendapat julukan sebagai "Kota Tentara" karena di kota ini banyak pusat pendidikan untuk tentara, di antaranya:
  • Pusat pendidikan artileri medan (Pusdikarmed)
  • Pusat pendidikan guru militer (Pusdikgumil)
  • Sekolah Pelatih Infanteri, Pusat pendidikan infanteri (Pusdikif)
  • Pusat pendidikan jasmani (Pusdikjas)
  • Pusat pendidikan peralatan (Pusdikpal)
  • Pusat pendidikan pembekalan angkutan (Pusdikbekang)
  • Pusat pendidikan polisi militer (Pusdikpom)
  • Pusat pendidikan perhubungan (Pusdikhub)


belum lagi markas-markas tentara yang terdapat di situ yang jumlahnya pun cukup banyak, seperti:
  • Brigif 15/Kujang II
  • Pussenarhanud
  • Pussenarmed
  • Kiban Yonzipur 3
  • Kodim 0609/Cimahi
dan masih banyak lagi. Dengan banyaknya pusat pendidikan tentara dan fasilitas kemiliteran lainnya maka sekitar 60% wilayah Kota Cimahi digunakan oleh tentara. Mungkin karena itulah, kota Cimahi juga mendapat julukan "Kota Hijau", sesuai dengan warna seragam yang digunakan tentara khususnya dari angkatan darat (TNI-AD).
Namun keadaan demikian juga menimbulkan kesulitan tersendiri bagi pemerintah kota Cimahi. Ini disebabkan karena tanah dan bangunan yang digunakan oleh militer tersebut tidak dibayar pajak bumi dan bangunannya (PBB), sehingga pemerintah kota tidak mendapat masukan dari sebagian besar wilayahnya
Rumah Sakit di Cimahi
Perguruan Tinggi di Cimahi
Perubahan Nama Jalan
Sejak tanggal 10 November 2006, yang bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, sepuluh jalan di Kota Cimahi mengalami perubahan nama menjadi nama pahlawan dari Kota Cimahi. Kesepuluh jalan tersebut adalah:
Sebelumnya
Nama Baru
Jalan Cihanjuang
Jalan Daeng Muhammad Ardiwinata
Jalan Cibeureum - Alun-alun - Padasuka (Jl. Raya Cimahi )
Jalan Jend. H. Amirmachmud
Jalan Babakan
Jalan M.K Wiganda Sasmita
Jalan Pasar Atas
Jalan Dra. Hj. Julaeha Karmita
Jalan SMP
Jalan Rd. Embang Artawidjaja
Jalan Cisangkan Hilir
Jalan KH. Usman Dhamiri
Jalan Akses Tol Baros
Jalan H. M. S. Mintaredja, S.H.
Jalan Balai Kota Cimahi
Jalan Rd. Demang Hardjakusumah
Jalan Citeureup
Jalan Encep Kartawiria
Jalan Cimindi-Leuwigajah
Jalan Mahar Martanegara

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar